Disunnahkan Jilat Jari Selepas Makan

43
Loading...
Loading...
Loading...

Disunnahkan Jilat Jari Selepas Makan  | Diantara sunnah Rasulullah SAW adalah makan dengan menggunakan tangan kanannya.

Kenapa kita disunnahkan untuk menjilat jari selepas makan?

Umat Islam Disunnah selepas makan untuk jilat jari. Beliau ( Rasulullah ) memakan makanannya dengan tiga jari, lalu menjilati ketiga jari tersebut sebelum membersihkannya.

Dan bila ada satu suap makanan terjatuh dari tangan Rasul, beliau tidak akan meninggalkan makanan tersebut.

Melainkan mengambilnya dari tanah, lalu membersihkannya dan memakannya semula, itulah sunnah Rasulullah.

Disunnahkan Jilat Jari Selepas Makan

Dan selepas makan pasti Rasulullah jilat tiga jari tersebut.

Hal tersebut diatas sesuai dengan sabda Rasulullah “jika satu suap makanan salah seorang diantara kalian jatuh, ambillah, lalu bersihkan kotorannya, jangan biarkan untuk syaitan.

Jangan membersihkan tangannya dengan sapu tangan, namun jilatlah jari -jarinya karena dia tidak mengetahui bahagian mana dari makanannya yang mengandung keberkahan. (HR Muslim).

Ketika pertama kali membayangkan cara makan dengan menggunakan tiga jari itu, mungkin kita akan merasa bahwa hal itu tidak mungkin kita lakukan apalagi jika harus menjilat nya.

Sebagian orang yang bergaya hidup mewah tidak suka menjilat jari- jarinya kerana menurutnya, dia merasa jijik dengan perbuatan tersebut.

Padahal jika kita telah mencobanya sekali saja, lalu kita benar- benar melakukannya dengan seksama, kita akan terkagum- kagum dan merasa bingung dengan apa yang kita lakukan.

Rasulullah selalu makan menggunakan tiga jari, kerana saat itu tidak menemukan hal lain selain jari yang dapat dipastikan bersih sehingga dapat diperguna kan untuk makan.

Kemudian Rasulullah menjilat jari – jari karena menurutnya kita tidak tahu di bagian mana dari makanan kita yang mengandung berkah.

Dengan demikian makan dengan tiga jari dan menjilatnya merupakan upaya mengikuti sunnah Rasul dan bernilai ibadah.

Tetapi Apakah tidak boleh dengan empat atau lima jari? Sebenarnya tidak harus menggunakan tiga jari saja.

Makan menggunakan lebih dari tiga jari diperbolehkan jika makanan itu mengandung kuah atau sejenis nya yang tidak mungkin dimakan dengan tiga jari.

Lalu apa hikmah dari makan menggunakan jari tangan?

Imam Al-Ghazali, dalam kitab Ihya’ Ulumiddinnya, menjelaskan:-

“Aktiviti makan itu dapat dilihat dari 4 sisi, yaitu makan dengan menggunakan 1 jari dapat menghindarkan seseorang dari sifat marah.

Selain itu, dengan 2 jari akan menghindarkan dari sifat sombong.

Makan  dengan 3 jari akan menghindar kan dari sifat lupa dan makan dengan mengguna kan 4 atau lima jari dapat menghindarkan dari sifat rakus.

kemudian mengapa Rasulullah menggunakan tiga jari? sesungguhnya makan mengguna kan tiga jari akan membuat setiap orang dapat mengukur porsi makanan yang cocok bagi dirinya.

Ia juga dapat menjadi kan setiap suap yang masuk ke dalam mulut dapat dikunyah dan bercampur dengan air liur dengan baik sehingga kita tidak akan mengalami gangguan pencernaan.

Fakta berikutnya,makan dengan menggunakan tangan ternyata boleh lebih sihat daripada makan dengan sudu. Mengapa boleh demikian?

Hal ini kerana pada tangan kita terdapat enzim, yakni enzim RNase yang dapat menurunkan aktiviti bakteria-bakteria patogen yang ada pada tangan kita ketika kita makan.

Enzim RNase adalah enzim yang dapat membantu metabolisma badan manusia.

Enzim RNase terutama dihasilkan oleh tiga jari tangan kita (ibu jari, telunjuk, dan jari tengah).

Dengan makan menggunakan tiga jari tersebut – seperti yang diajarkan oleh Rasulullah – bakteria yang terdapat pada makanan yang masuk ke dalam sistem pencernaan akan diikat oleh enzim tersebut.

Subhanallah, ternyata Allah telah memberikan alat makan yang paling sempurna bukan, yakni tangan kita sendiri.

Dan Rasulullah telah menjadi contoh serta teladan bagi kita umat muslim untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kesihatan tubuh kita.

Menggunakan sudu untuk makan sah-sah saja asalkan diperhatikan juga kebersihan nya.

Sekarang keputusan berada di tangan anda, memilih makan dengan sudu atau dengan tangan.

Wallahualam!!

Sumber : https://sayaphitam.com

Comments are closed.